Mie Ayam Hot Plate, sensasi rasanya menggoda lidah menu baru dan mengundang selera makan.
SUKOHARJO, JURNALKREASINDO. com – Para penghoby makan mie, terutama bagi kaum muda banyak yang menyukai masakan bersansasi pedas (Hot), maka dari itu H. Edy Santoso yang kondang disebut sebagai presiden Mie Ayam, menciptakan racikan menu masakan baru yang diberi nama Mie Ayam Hotplate. “Kami ingin memanjakan lidah pelanggan mie, untuk itu saya mencoba membuat racikan bumbu makanan baru, Mie Ayam Hotplate” ujar Edy Santoso kepada sejumlah wartawan pada Selasa (4/8/20206) di Warungnya, Jl Joko Tingkir 25, Makamhaji, Sukoharjo
Menurutnya sekarang ini banyak orang suka makan dengan
sensasi pedas, apalagi makan mie, sehubungan dengan itulah sebagai pengusaha
kuliner, Edy lantas membakukan masakan dengan menu barunya Mie Ayam Hotplate
tesebut. Selain sensasi rasanya, juga menarik penyajianya, bukan dengan
mangkok, melainkan dengan topping yang terbuat dari kayu, layaknya sajian makanan
Steak. “Dengan penyajian itu, akan
membuat masakan mie itu awet panas, sehingga tidak mengurangi nikmatnya, bahkan
pada suapan terakhir pun masih tetap panas atau hangat sesuai selera penikmatnya”
jelasnya
Diatas sajian mie itu ditaburkan irisan bisa daging ayam,
daging sapi bahkan ditambah bakso tergantung pelanggan yang memesanya. Selain daging
juga ada wortel, boncis dan sawi. Untuk sensasi pedasnya pelanggan bisa
mengambil sendiri sambel, saos maupun kecap yang sudah disiapkan diatas meja. “Untuk cara menikmati makanan mie-nya, bisa
pakai sendok dan garpu maupun sumpit tergantung mereka” tandasnya
Edy juga menyampaikan kronologi terciptanya masakan Mie Ayam
Hot Plate ini, dalam pengamatanya . Ia sebagai pengusaha kuliner, melihat
sekarang ini banyak orang makan mie ayam dengan sensai panas dan pedas. Maka
kedua selera itu disatukan padukan, maka terwciptalah masakan baru baik rasa Mie
Ayam Hot Plate. Artinya, masakan mie ayam, namun berkuah steake.
Mie Ayam Hot Plated itambah bakso di Jl Joko Tingkir 25, Makamhaji, Sukoharjo.
"Mie ayam ini ya seperti prinsip dasarnya, bahan baku
dasar dari mie ayam, hanya kami buat variasi tempatnya sama topping-nya.
Topping-nya tidak sama ada topping ayam dan topping sapi srta kami juga
menyediakan topping bakso. Lantas diatas
mie itu kami tambah sayurannya, ada wortel dan buncis. Dan steak-nya itu adalah
steak kuah yang biasa dimakan,.Nah, itu simpel sekali karena untuk variasi ini
mengantisipasi kejenuhan masyarakat tentang mie ayam tersebut” tuturnya lagi
Sedangkan pangsa pasarnya, Edy menjelaskan, biasanya anak-anak remaja yang senang dengan mie ayam
dan orang-orang yang punya duit gitu, jadi jajannya jajan steak itu saja. Mengenai
harga untuk daging ayam seatu porsi Cuma
Rp 13 ribu rupiah . “Kalau yang sapi ya Rp18.000. Nah, kalau ada yang tambah bakso
Rp23.000. Namun khas-nya disini ya kuahnya steak, sehingga agak nyemek dan
menaikan selera makan” paparnya sembari menambahkan, kalau mie ayam kuahnya
kaldu biasa” terangnya. (Hong)




