Para juara mendapatkan piala dan uang pembinaan yang diikuti para remaja,
SURAKARTA, JURNALKREASINDO.com
-Rangkaian Solo Red Cross Festival 2026 resmi berakhir pada Kamis (17/9) di
Solo Paragon Mall. Diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota
Surakarta sejak 15 hingga 17 September 2026, kegiatan ini menjadi bagian dari
rangkaian peringatan HUT PMI ke-81 sekaligus menjadi momentum untuk
memperkenalkan berbagai layanan PMI Kota Surakarta kepada masyarakat serta
menguatkan semangat kepedulian dan kemanusiaan.
Memasuki hari ketiga sekaligus hari terakhir, kegiatan
diawali dengan Workshop Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan
kegawatdaruratan. Workshop ini menghadirkan dua narasumber, yaitu dr. Fionalita
dan dr. Nann Zahroh. Materi workshop memberikan pengetahuan kepada peserta
mengenai langkah-langkah pertolongan pertama serta penanganan kondisi
kegawatdaruratan. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab.
Peserta secara aktif mengajukan berbagai pertanyaan kepada
narasumber, sehingga kegiatan berlangsung interaktif dan peserta dapat
memperdalam pemahaman terkait materi yang diberikan. Rangkaian kegiatan
kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi aplikasi layanan ambulans PMI yang
disampaikan oleh Riki Mirzam Abdurrozaq. Dalam sosialisasi tersebut, peserta
mendapatkan informasi mengenai layanan ambulans PMI dan pemanfaatan aplikasi.
Acara pemotongan tumpeng secara simbolis sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT PMI Ke-81.
Hal ini sebagai sarana untuk mengakses layanan tersebut. Para peserta tampak aktif menyimak materi yang disampaikan hingga kegiatan berlangsung. Di hari terakhir ini, PMI Kota Surakarta juga tetap membuka donor darah massal yang berlangsung mulai pukul 10.00–16.00 WIB. Kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan masyarakat dalam mendukung pelayanan kemanusiaan PMI, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Momentum Apresiasi
Salah satu agenda utama dalam penutupan Solo Red Cross
Festival 2026 adalah Temu Donor 100 Kali. Kegiatan ini dihadiri oleh para
pendonor yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 100 kali, para Pengurus PMI
Kota Surakarta, serta jajaran Pemerintah Kota Surakarta. Temu Donor 100 Kali
menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para pendonor yang selama
ini secara konsisten menyumbangkan darahnya.
Dedikasi para pendonor menjadi bagian penting dalam
keberlangsungan pelayanan darah dan upaya kemanusiaan PMI kepada masyarakat. Acara
diawali dengan pemotongan tumpeng secara simbolis sebagai bagian dari rangkaian
peringatan HUT PMI ke-81 sekaligus menjadi ungkapan syukur atas terselenggaranya
Solo Red Cross Festival 2026. Dalam kesempatan tersebut, PMI Kota Surakarta
memberikan piagam penghargaan kepada para pendonor yang telah melakukan donor
darah.
Utamanya yang sudah lebih dari 100 kali. Penghargaan
tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi dan kontribusi para pendonor
dalam mendukung aksi kemanusiaan melalui donor darah. Tidak hanya pendonor, PMI
Kota Surakarta juga memberikan penghargaan kepada karyawan PMI Kota Surakarta
sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam menjalankan tugas
serta pelayanan kemanusiaan.
Para panitia dan seluruh penyelanggara
berfoto bersama, susai acara berlangsung.
Pada acara yang sama, turut dilakukan penyerahan hadiah
kepada para pemenang Lomba Cerdas Cermat Wira dan Madya yang telah dilaksanakan
pada 16 September 2026. Penyerahan hadiah menjadi bagian dari apresiasi
terhadap para peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan pengetahuan
serta semangat dalam mengikuti perlombaan.Suasana penutupan semakin meriah
dengan adanya pembagian doorprize dan hadiah bagi para pendonor melalui undian
spin wheel.
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus hiburan bagi
masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah selama festival
berlangsung. Rangkaian Solo Red Cross Festival 2026 kemudian ditutup dengan
penampilan hiburan dari Onni and Friends. Kehadiran hiburan tersebut menambah
suasana hangat dan meriah pada penghujung festival. Selama tiga hari
pelaksanaan, Solo Red Cross Festival 2026 menghadirkan berbagai kegiatan.
Dengan memadukan edukasi, pelayanan kemanusiaan, apresiasi,
serta hiburan bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, PMI Kota Surakarta terus
mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai layanan PMI sekaligus
berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan. Peringatan HUT PMI ke-81 melalui Solo
Red Cross Festival 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus menumbuhkan
semangat kepedulian dan solidaritas di masyarakat serta memperkuat kolaborasi
dalam mewujudkan aksi kemanusiaan yang berkelanjutan. (Hong)




