Para petinggi YPTTP Surakarta dan YPKPY
menunjukan nota kesepahaman kerjasama kedua belah pihak.
BAWEN,
JURNALKREASINDO.com - Yayasan
Pendidikan Tunas Pembangunan Surakarta (YPTTP) menjalin kerja sama strategis
dengan Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY) melalui kegiatan
benchmarking dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di SEAT (Stiper
Edu Agro Tourism) Bawen, pada Rabu, 21 Januari 2025.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Jajaran YPTTP Surakarta,
Jajaran Rektorat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP), jajaran Dekanat
Fakultas Pertanian UTP, Kepala Biro Akademik, Kepala Biro Sumber Daya Manusia
(SDM), serta staf akademik, staf humas dan staf multimedia. Penandatanganan MoU
dilakukan langsung oleh kedua ketua yayasan.
Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan
kerja sama di bidang pendidikan, khususnya pengembangan akademik, praktik berbasis
lapangan, serta peningkatan mutu sumber daya manusia di sektor pertanian dan
perkebunan. Selain prosesi penandatanganan MoU, para peserta juga mengikuti
kegiatan benchmarking dengan diajak berkeliling kebun milik YPKPY.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat secara langsung
aktivitas mahasiswa yang sedang melaksanakan praktik lapangan di kebun sawit,
sebagai bagian dari pembelajaran aplikatif dan berbasis industri yang selama
ini dikembangkan oleh YPKPY. Ketua YPTTP Surakarta, Ir. Leny Pramesti, M.T., menyampaikan,
kerjasama ini sebagai langkah strategis.
Untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi, khususnya di bidang pertanian. “Melalui benchmarking dan penandatanganan MoU ini, YPTTP Surakarta, ingin belajar sekaligus berkolaborasi dengan YPKPY yang telah memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan pendidikan berbasis praktik perkebunan” ujarnya
Diharapkan kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu akademik dan kompetensi lulusan UTP. Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta, Dr. Ir. Purawadi, M.S., menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga pendidikan.
“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik
baik dalam pengelolaan pendidikan perkebunan. Kerja sama ini diharapkan dapat
menjadi ruang kolaborasi yang berkelanjutan, baik dalam pengembangan kurikulum,
praktik lapangan mahasiswa, maupun peningkatan kapasitas dosen dan tenaga
kependidikan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, YPTTP Surakarta dan YPKPY Yogyakarta
optimistis kerja sama yang terjalin akan memberikan kontribusi positif dalam
mencetak sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi
tantangan dunia pertanian dan perkebunan di masa depan. (Her)


