Jepank (kiri) dan Wening (paling
kanan) resmi meluncurkan Mars serta Jingle, untuk KONI Surakarta
SURAKARTA, JURNALKREASINDO.com
- Komite Olahraga Nasional Indonesia
(KONI) Kota Surakarta secara resmi meluncurkan Mars dan Jingle KONI Surakarta. Kegiatan
itu digelar dalam sebuah acara pada Jumat (6/2/2026). Peluncuran ini menjadi
bagian dari penguatan identitas organisasi, sekaligus upaya membangun semangat
juang atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah
2026.
Ketua Umum KONI Surakarta, Her Suprabu menyampaikan, kehadiran
Mars dan Jingle tersebut merupakan bentuk sinergi positif antara dunia olahraga
dan insan seni di Kota Surakarta. Sehubungan dengan hal tersebut Ia
mengapresiasi inisiatif Duo Wening dan Jepank yang telah menciptakan dan
menyumbangkan karya tersebut untuk KONI Surakarta. “Mars dan jingle ini
merupakan kontribusi tulus dari Mas Jepank dan Mbak Wening”ujar Her Suprabu
Dengan demikian oihaknya, mengapresiasi, karena mereka selama ini
konsisten berkontribusi untuk Kota Surakarta melalui karya-karya kreatif. Menurut Her, Mars KONI Surakarta diharapkan
dapat menjadi sumber motivasi dan pemantik semangat bagi atlet, pelatih, serta
ofisial dalam mengembalikan prestasi Kota Solo di ajang Porprov. “Kami
menargetkan hasil yang realistis, yakni posisi juara dua pada Porprov 2026”
tambahnya
Dengan semangat baru ini, diharapkan para atlet semakin
terpacu untuk memberikan prestasi terbaik bagi Kota Surakarta. Her juga
menegaskan, komitmennya untuk turun langsung ke lapangan dengan mengunjungi
seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Surakarta. “Dari
total 63 cabang olahraga, saat ini sudah 12 cabor yang saya kunjungi. Kunjungan
ini bertujuan untuk memberikan motivasi langsung kepada atlet” jelasnya
Nilai Emosional dan
Simbolik
Bahkan melihat secara langsung kondisi dan tempat latihan
mereka. Sementara itu, mewakili Wali
Kota Surakarta, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Surakarta, Rini
Kusumandari, menilai Mars dan Jingle KONI Surakarta memiliki nilai emosional
dan simbolik yang kuat bagi para atlet. “Setiap lirik dalam Mars dan Jingle ini
menjadi pengingat, perjuangan atlet tidak dilakukan sendiri. Ada dukungan dari
kota, masyarakat, serta sejarah prestasi yang harus terus dijaga dan
dilanjutkan,” tutur Rini.
Ia menambahkan, kolaborasi antara olahraga dan seni budaya
mencerminkan karakter khas Kota Solo. Hal ini menunjukkan jati diri Kota
Surakarta sebagai kota yang mampu memadukan prestasi olahraga dengan kekuatan
seni dan budaya dalam satu kesatuan.
Sementara itu Duo Wening dan Jepank menjelaskan, bahwa proses penciptaan Mars KONI Surakarta
dilandasi oleh kecintaan mereka terhadap Kota Solo serta komitmen dalam
memajukan city branding melalui karya musik.
“Hingga saat ini, kami telah memproduksi sekitar 30 lagu
yang mengangkat tema Kota Solo. Ke depan, kami akan terus berproses
menghadirkan karya-karya baru untuk membranding setiap sudut Kota Solo,” ujar
Duo WJ sembari menambahkan, seluruh
karya tersebut dipersembahkan dengan penuh keikhlasan dan tanpa pamrih, sebagai
bentuk kecintaan dan dedikasi bagi Kota Surakarta. “Kami berkarya dengan tulus,
semata-mata untuk Kota Solo yang kami cintai,” pungkas Duo WJ. (Hong)


