PKPA Angkatan X FH Unisri dan Peradi
berfoto bersama seusai melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat.
SOLO, JURNALKREASINDO.com - Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta bersama Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke-X. Pembukaan berlangsung di Ruang Sidang Fakultas Hukum UNISRI dan dilaksanakan secara hybrid mulai 11 - 25 Juni 2026 mendatang.
PKPA Angkatan X ini terdiri dari 30 sesi dengan durasi
pemaparan materi 1,5 jam per sesi. Format hybrid dipilih untuk memfasilitasi
peserta dari luar Surakarta yang terkendala jarak, sehingga jangkauan peserta
dapat diperluas tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Ketua Pelaksana, Fx.
Hastowo Broto Laksito, S.H., M.H., menyampaikan, PKPA merupakan bentuk nyata
sinergi akademik dan dunia profesi hukum.
“Kegiatan ini bagian dari upaya bersama mencetak advokat
yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kuat dalam integritas.
Kerja sama UNISRI dan PERADI merupakan komitmen berkelanjutan untuk menghadirkan
pendidikan keprofesian hukum yang aplikatif, beretika, dan relevan dengan
perkembangan zaman,” jelasnya.
Narasumber yang dihadirkan adalah praktisi dan akademisi
kredibel: advokat, hakim, notaris, kurator, arbiter, jaksa, serta akademisi
berkualifikasi guru besar. Kurikulum PKPA tidak hanya fokus pada litigasi dan
etika profesi, tetapi juga memperluas wawasan peserta dengan pengetahuan hukum
yang relevan untuk menjawab tantangan zaman, termasuk dinamika hukum digital,
dan profesi penunjang hukum lainnya.
Para narasumber penuh serius, menyampaikan materinya kepadp Peserta
Pendidikan Khusus Profesi Advokat.
Acara pembukaan dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan
Nasional PERADI, Dr. Achhiel Suyanto, S.H., M.H. Dekan Fakultas Hukum UNISRI,
Dr. Dora Kusumastuti, S.H., M.H., menegaskan komitmen fakultas untuk
meningkatkan kompetensi lulusan PKPA. “Kami Fakultas Hukum UNISRI berupaya
semakin meningkatkan kompetensi lulusan PKPA UNISRI yang bekerja sama dengan
PERADI” ungkapnya
Hal ini agar peserta memiliki keterampilan untuk semua hal
yang dibutuhkan sebagai seorang lawyer. Setelah kegiatan PKPA ini peserta akan
mengikuti Ujian Profesi Advokat pada November. Ketua Dewan Pimpinan Cabang
PERADI Surakarta, Zaenal Abidin, S.H., M.H., berpesan kepada peserta. “Jadilah
advokat yang berintegritas dan menjunjung tinggi kode etik. Lulusan PKPA UNISRI
menjadi advokat yang menasional,” pesannya.
Dengan sinergi UNISRI dan PERADI, PKPA Angkatan X diharapkan
melahirkan advokat muda yang siap menghadapi tantangan profesi hukum di
Indonesia saat ini, menjunjung tinggi kode etik, serta mampu memberikan
kontribusi nyata bagi penegakan hukum dan keadilan. (Her)



