PT SHA dan Pemkot Surakarta Gelar Solo Run Fest 2026, Targetkan 7 Ribu Pelari


Press Confrece dan temu komunitas pelari yang bakal meriahkan Kota Solo.

SOLO, JURNALKREASINDO.com - Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, Solo Run Fest 2026 kembali hadir. Kolaborasi strategis antara PT SHA Solo dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta ini semakin mengukuhkan perpaduan antara olahraga lari dan kekayaan budaya Kota Solo, melalui konsep sport tourism.

Egiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang lari biasa, melainkan sebuah ruang kompetisi sekaligus perjalanan eksplorasi diri. Melanjutkan kesuksesan tahun lalu yang telah mengantongi sertifikasi rute dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Solo Run Fest tahun ini menargetkan kehadiran 7.000 peserta.

Para pelari yang terdiri dari sekitar 70 komunitas, baik dari tingkat nasional maupun atlet elite internasional, diajak untuk menjadi pelari urban yang mengeksplorasi diri dan keindahan kota. Kehadiran ribuan peserta ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem lokal, memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Serta menciptakan iklim olahraga lari yang lebih inklusif dan bermakna-lebih dari sekadar pencapaian waktu. Mengusung tema ‘Run The City. Feel The History", acara ini membawa pesan kuat: berlari bukan hanya tentang melintasi sudut kota, tetapi juga merasakan denyut kehidupan, sejarah, cita rasa, dan kehangatan masyarakatnya.

Walikota Surakarta, Respati Achmad Ardianto (nomor lima dari kiri) foto bersama bersama para pimpinan PT SHA dan sponsor.

seperti dikatakan oleh Rindrapuri selaku Project Director Solo Run Fest. Sebagai wujud komitmen untuk menghadirkan lebih dari sekadar perlombaan, Solo Run Fest 2026 akan kembali dimeriahkan dengan pameran sportswear (busana dan perlengkapan olahraga). Pameran ini akan menghadirkan kurasi produk-produk terbaik berskala lokal maupun nasional.

Selain itu, area kuliner legendaris khas Kota Solo juga akan hadir untuk memanjakan lidah para pelari dan pengunjung di lokasi acara. Tahun ini, teknis perlombaan yang terstandardisasi serta pengangkatan ikon-ikon lokal Kota Solo akan terus ditingkatkan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap ekonomi daerah.

Tingkat keamanan dan kenyamanan Kota Solo sebagai tuan rumah juga dipastikan akan mendukung visi acara yang peduli lingkungan dan berkelanjutan (sustainability aware). Aris Nuryanto Perwakilan dari Solo Run Fest yang sekaligus menjabat sebagai Direktur Marketing di PT SHA Solo, juga mendorong eksistensi bersama untuk menjadikan citra Solo kota sport tourism.

Menyadari pergeseran tren olahraga lari yang kini telah berkembang menjadi subkultur gaya hidup, Solo Run Fest 2026 dan Stakeholder setempat akan terus bersinergi. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjadikan Kota Solo sebagai panggung utama, di mana Solo Run Fest menjadi sebuah perjalanan yang menciptakan atmosfer (vibe) unik-memadukan rasa dan sejarah yang akan dilintasi oleh setiap pelari. (Hong)