YPT Slamet Riyadi, telah menyiapkan investasi
sebesar Rp1,8 miliar, untuk pengembangan laboratorium Program Studi
Informatika.
SOLO,
JURNALKREASINDO.com - Universitas
Slamet Riyadi (UnisrI) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan
pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri digital. Melalui
dukungan penuh Yayasan Perguruan Tinggi (YPT) Slamet Riyadi, disiapkan
investasi sebesar Rp1,8 miliar, untuk pengembangan laboratorium Program Studi
Informatika.
Investasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam
membangun ekosistem pembelajaran modern yang mampu mencetak lulusan siap kerja,
siap berinovasi, dan siap bersaing di era transformasi digital. Program Studi
Informatika Unisri yang mulai menerima mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.
Hadir dengan
keunggulan pada bidang Artificial Intelligence (AI), Software Engineering, Data
Science, Cybersecurity, Cloud Computing, Internet of Things (IoT), dan
pengembangan teknologi digital. Seluruh bidang tersebut akan didukung oleh
laboratorium modern yang dibangun secara bertahap, dilengkapi komputer
berperforma tinggi, server dan perangkat jaringan.
Selain itu juga firewall, perangkat IoT, hingga berbagai perangkat
lunak industri untuk mendukung proses pembelajaran, penelitian, sertifikasi
kompetensi, dan pengembangan inovasi mahasiswa.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unisri, Prof. Dr. Nanik Suhartatik,
S.T.P., M.P., menyampaikan, investasi
tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Yayasan dalam menyiapkan pendidikan
yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Kami ingin menghadirkan Program Studi Informatika yang
tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan lulusan yang
memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri. Dukungan Yayasan melalui
pengembangan laboratorium modern ini menjadi modal penting untuk melahirkan
talenta digital yang profesional, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat
nasional maupun internasional," ungkapnya.
Menurutnya, laboratorium tersebut nantinya tidak hanya
dimanfaatkan untuk kegiatan praktikum, tetapi juga sebagai pusat riset,
pengembangan inovasi, sertifikasi kompetensi, inkubasi startup mahasiswa, serta
kolaborasi dengan dunia usaha, dunia industri, dan berbagai mitra strategis. Sementara
itu, Ketua Program Studi Informatika UNISRI, Moenawar Kholil, S.Kom., M.Kom.,
menjelaskan bahwa seluruh desain laboratorium disusun mengikuti perkembangan
teknologi.
Prof. Dr. Nanik Suhartatik, S.T.P., M.P, investasi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Yayasan dalam menyiapkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dan kebutuhan dunia kerja saat ini. "Kami ingin
mahasiswa belajar menggunakan teknologi yang benar-benar digunakan di industri.
Sejak semester awal, mahasiswa akan dibiasakan mengembangkan perangkat lunak,
membangun sistem berbasis AI, mengelola data, mengembangkan aplikasi, hingga melakukan
praktik keamanan siber pada laboratorium yang representatif” katanya
Dengan demikian, lulusan Informatika Unisri diharapkan tidak
hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi inovator, technopreneur, maupun
pengembang solusi digital bagi masyarakat. Selain didukung fasilitas modern,
Program Studi Informatika UNISRI juga menerapkan kurikulum berbasis
Outcome-Based Education (OBE) dan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based
Learning) yang dirancang bersama akademisi, praktisi, dan dunia industri.
Mahasiswa akan memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif
melalui praktikum, penelitian, magang industri, proyek nyata, serta berbagai
program pengembangan kompetensi yang mendukung kesiapan memasuki dunia kerja. Melalui
investasi sebesar Rp1,8 miliar tersebut, UNISRI menegaskan keseriusannya dalam
membangun Program Studi Informatika sebagai salah satu program studi unggulan
di Fakultas Sains dan Teknologi.
Dengan perpaduan kurikulum yang adaptif, dosen yang
kompeten, serta fasilitas laboratorium modern, Program Studi Informatika UNISRI
siap menjadi pilihan bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang
Artificial Intelligence, Cybersecurity, Software Engineering, Data Science,
Cloud Computing, dan teknologi digital, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan
transformasi digital Indonesia. (Her)



