630 Lulusan UNSA di Wisuda, Dr. Arya Surendra : Gelar Akademik Wisudawan Awal Tanggung Jawab di Masyarakat

 

Rektor UNSA, Dr. Arya Surendra, S.Sos., S.E., M.M ketika melakukan prosesi wisuda kepada salah satu wisudawan.

KARANGANYAR, JURNALKREASINDO.com -Rektor Universitas Surakarta adalah Dr. Arya Surendra, S.E., M.M menyampaikan, gelar akademik yang diraih para wisudawan merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di masyarakat. "Momentum usia ke-28 tahun ini menjadi tonggak penting bagi UNSA untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mandiri dan mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa," ujarnya

Ungkapan Arya itu diutarakan  dihadapan senat dan orang tua wisudawan, pada Kamis (22/10/20206) di gedung De Colomadu, Karanganyar. Dimana hal ini meneguhkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dengan melepas 630 wisudawan dan wisudawati pada Sidang Senat Terbuka.  Wisuda periode ini terasa sangat spesial, karena bertepatan dengan momentum Dies Natalis ke-28 UNSA.  

Pada gelaran kegiatan itu  mengusung tema besar ‘UNSA Berdaya, Menguatkan Pendidikan, Membangun Kemandirian, dan Menjawab Tantangan Bangsa. Tema ini merefleksikan arah strategis kampus dalam mentransformasikan para lulusan menjadi agen perubahan (agent of change) yang siap bersaing di era disrupsi global."Momentum usia ke-28 tahun ini menjadi tonggak penting bagi UNSA untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis” katanya

Tetapi juga mandiri dan mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa," ujarnya di hadapan senat dan orang tua wisudawan. Sebagai upaya nyata dalam menjawab tantangan zaman, UNSA secara konsisten telah menerapkan kurikulum berbasis masa depan yang mengintegrasikan teknologi modern dengan pilar kewirausahaan (socio-technoentrepreneurship). Melalui pendekatan ini.

Berpikir Kritis dan Kemampuan Adaptasi Tinggi

Para lulusan dibekali keterampilan berpikir kritis dan kemampuan adaptasi tinggi agar tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeker), melainkan mampu membuka lapangan kerja baru (job creator). Pihak manajemen kampus juga menekankan pentingnya tiga pilar utama bagi alumni UNSA dalam menyongsong Indonesia Emas, yaitu menjaga integritas moral, terus mengasah kompetensi yang relevan dengan industri, serta memiliki karakter kepemimpinan yang adaptif.

Dr. Arya Surendra, S.Sos., S.E., M.M, saat memberikan keterangan untuk wartawan. 

Dengan bertambahnya usia perguruan tinggi ni  berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kolaborasi dengan dunia industri dan memperkuat tata kelola institusi demi menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, serta berdampak nyata bagi kemajuan nasional. UNSA sebagai  institusi perguruan tinggi swasta terkemuka di Surakarta yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kewirausahaan.

Pascasarjana Tahun Akademik 2025/2026 siap Berdaya, Mandiri, dan Menjawab Tantangan Bangsa secara bertanggung jawab, serta pengembangan kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri terus dilakukan. Melalui pembelajaran berbasis praktik, magang, penelitian terapan, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Lulusan UNSA diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu membangun kemandirian dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. Sementara itu, Rektor UNSA, Dr. Arya Surendra, S.Sos., S.E., M.M., menaruh harapan kepada para wisudawan UNSA untuk berkontribusi kepada masyarakat luas. Keberhasilan pribadi memang penting sebagai bentuk pencapaian diri, namun nilainya akan berlipat ganda ketika keberhasilan tersebut.

Berani Menyalakan Cahaya

Hal ini berdampak positif bagi orang lain dan lingkungan sekitar. "Kita hidup di tengah bangsa yang memiliki harapan besar, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan besar. Karena itu, saya berharap para wisudawan UNSA tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga memiliki keberanian untuk peduli dan mengambil peran dalam memperbaiki keadaan, di tengah kesulitan selalu ada ruang bagi harapan” tandasnya

Jadilah generasi yang tidak sekadar mengeluhkan kegelapan, tetapi berani menyalakan cahaya. Sebab Indonesia tidak hanya membutuhkan orang-orang yang berhasil, tetapi juga mereka yang bersedia membuat keadaan menjadi lebih baik. Upacara wisuda ini dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat. Diantaranya Bupati Karanganyar, Wakil Wali Kota Surakarta, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Ketua APTISI Jawa Tengah dan Komisariat II Surakarta.

Bahkan para pejabat sipil dan militer, Ketua Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta, Rektor UNSA, anggota Senat Universitas, para dekan dan ketua program studi, kepala lembaga dan biro, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga wisudawan. Melalui penyelenggaraan wisuda ini, Universitas Surakarta terus berkomitmen sebagal institusi pendidikan tinggi yang berdaya dalam memperkuat pendidikan.

Juga membangun kemandirian, dan mempersiapkan lulusan untuk menjawab tantangan bangsa. “Apresiasi khusus kami sampaikan kepada PT Pegadaian Area Surakarta atas komitmen dan kontribusinya dalam mendukung UNSA untuk memajukan pendidikan,  sekaligus meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran generasi muda akan pentingnya investasi sebagai langkah mempersiapkan masa depan yang lebih baik. (Her)