Prof. Dr. H. Jamal Wiwoho, S.H.,
M.Hum, ketika memberikan arahan dan motivasi terhadap 73 wisudawan Politeknik
Akbara, Surakarta.
SURAKARTA, JURNALKREASINDO.com - Politeknik Akbara Surakarta mewisuda 73 lulusan dalam acara Wisuda dan Sumpah Profesi Tahun 2026 di Hotel Mercure Surakarta, Selasa (20/10/2026). Momentum ini menegaskan komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan pendidikan vokasi yang kompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. Para wisudawan itu berasal dari tiga program studi, yakni D3 Teknologi Bank Darah, D4 Manajemen Penanggulangan Bencana, dan D4 Bisnis Digital.
Khusus lulusan D3 Teknologi Bank Darah, kegiatan ini juga
menjadi momentum pelaksanaan sumpah profesi sebagai wujud komitmen untuk
menjalankan tugas secara profesional, menjunjung etika, dan memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat. Acara dihadiri perwakilan LLDIKTI Wilayah
VI, Adhrial Refaddin, S.IP., M.P.P.; Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid
Widayani, SS. SE. MBA, Ketua Yayasan Pembina Mitra Insani (YPMI), Prof. Dr. H.
Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum.
Selanjutnya Direktur Politeknik Akbara, dr. Achmad Reza
Diagitama, M.A.R.S.; serta Ketua PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto. Hadir
pula keluarga wisudawan, sivitas akademika, dan tamu undangan. Dalam
sambutannya, perwakilan LLDIKTI Wilayah VI, Adhrial Refaddin, menekankan
pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan
program studi secara berkelanjutan.
Ia juga membuka perspektif mengenai peluang pengembangan
pendidikan hingga jenjang magister bagi perguruan tinggi vokasi yang memenuhi
kesiapan institusi dan persyaratan yang berlaku. "Untuk civitas Akbara,
terus tingkatkan kapasitas SDM dan program studi. Sangat memungkinkan kampus
vokasi seperti AKBARA memiliki program studi S2. Jadi, ayo bersama-sama terus
meningkatkan kapasitas SDM kita," ujarnya.
Para petinggi dan penentu kebijakan di
Politeknik Akabara, Surukarta.
Kepada wisudawan, ia mengingatkan bahwa gelar akademik perlu
diimbangi karakter yang kuat untuk mempertahankan kepercayaan di dunia kerja.
"Gelar yang kalian bawa membawa ke pekerjaan, tetapi karakter yang tetap
menjaga Anda di pekerjaan tersebut," pesannya sambil menegaskan pentingnya integritas,
kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika sebagai fondasi perjalanan profesional
para lulusan.
Direktur Politeknik Akbara, dr. Achmad Reza Diagitama,
M.A.R.S., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir proses belajar, melainkan awal
bagi lulusan untuk menerapkan ilmu dan keterampilan dalam kehidupan
profesional. Ketiga program studi memiliki bidang keahlian yang relevan dengan
kebutuhan masyarakat. Lulusan Teknologi Bank Darah dipersiapkan untuk
berkontribusi dalam pelayanan darah, lulusan Manajemen Penanggulangan Bencana.
Diharapkan berperan
dalam mitigasi hingga pemulihan bencana, sedangkan lulusan Bisnis Digital
diharapkan mampu memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk mengembangkan usaha.Politeknik
Akbara berkomitmen memperkuat pendidikan berbasis kompetensi, keterampilan
praktis, dan karakter agar lulusan mampu beradaptasi dengan perubahan serta
memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Ketua YPMI, Prof. Dr. H. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., menjadi
salah satu tokoh yang hadir dalam prosesi wisuda. Pengembangan pendidikan
vokasi menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul,
berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. "Pendidikan tinggi tidak
cukup hanya menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah dan kompetensi. Lebih
dari itu, pendidikan harus membentuk pribadi yang berintegritas” katanya
Sehingga mampu
menjawab kebutuhan masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan
sekitarnya. Pesan tersebut sejalan dengan pentingnya sinergi antara yayasan dan
institusi pendidikan dalam menjaga kualitas akademik, mengembangkan program
studi, serta memperkuat relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Kehadiran
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, S.S., S.E., M.B.A.
Para wisudawan ketika berfoto bersama,
seusai mengikuti prosesi wisuda.
Turut menandai dukungan peran pendidikan tinggi dalam
menyiapkan SDM yang kompeten dan adaptif. "Pendidikan vokasi memiliki
peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi
kebutuhan dunia kerja. Kami berharap para lulusan tidak hanya mampu
mengembangkan karier, tetapi juga menghadirkan inovasi, menciptakan peluang,
dan berkontribusi bagi kemajuan Kota Surakarta." tegasnya
Kompetensi di bidang kesehatan, penanggulangan bencana, dan
bisnis digital memiliki potensi untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia kerja menjadi salah satu
langkah penting dalam memperkuat pembangunan SDM daerah. Ketua PMI Kota
Surakarta, Sumartono Hadinoto, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Nilai
kemanusiaan dan kepedulian sosial menjadi aspek penting.
Dimana relevan dengan bidang pelayanan darah dan
penanggulangan bencana, sekaligus dapat diterapkan dalam pengembangan bisnis
digital yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Bagi para wisudawan,
keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan hasil perjuangan panjang yang
tidak terlepas dari dukungan orang tua, bimbingan dosen, dan lingkungan kampus.
Wisuda menjadi momentum syukur sekaligus awal untuk menghadapi tantangan baru
di dunia kerja maupun kewirausahaan.
Melalui Wisuda dan Sumpah Profesi Tahun 2026, Politeknik
Akbara memperkuat komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya
unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, dan semangat
belajar sepanjang hayat. Dengan bekal keahlian di bidang teknologi kesehatan,
kebencanaan, dan bisnis digital, sebanyak 73 lulusan diharapkan mampu menjadi
bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat serta berkontribusi bagi
pembangunan.
Salah seorang wisudawan mengungkapkan bahwa pengalaman
kuliah di Politeknik Akbara memberikan kesempatan untuk mengembangkan
pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan bekerja sama dan bertanggung jawab. "Selama
kuliah di Politeknik Akbara, saya mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran
yang menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja. Bagi saya, kuliah bukan hanya
tentang memperoleh gelar’ terangnya
Tetapi juga tentang
mengembangkan kemampuan diri, membangun relasi, dan belajar menjadi pribadi
yang lebih bertanggung jawab. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat saya
terapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya dimana kebanggaan
serupa juga dirasakan oleh orang tua wisudawan. Keberhasilan anak menyelesaikan
pendidikan tinggi menjadi hasil dari perjuangan bersama, sekaligus harapan agar
ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan.
"Kami bersyukur dan bangga anak kami dapat
menyelesaikan pendidikan di Politeknik Akbara. Terima kasih kepada seluruh
dosen dan sivitas akademika yang telah mendampingi proses pendidikan anak kami.
Kami berharap bekal ilmu dan pengalaman selama kuliah dapat membantunya meraih
masa depan yang lebih baik, menjadi pribadi yang mandiri, serta bermanfaat bagi
keluarga dan masyarakat," tuturnya.
Apresiasi dan harapan tersebut menjadi pengingat bahwa
keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kelulusan, tetapi juga dari
pengalaman belajar, kualitas pendampingan, serta kemampuan lulusan menerapkan
ilmu dalam kehidupan nyata. Politeknik Akbara Surakarta merupakan perguruan tinggi
vokasi yang menyelenggarakan pendidikan pada bidang D3 Teknologi Bank Darah, D4
Manajemen Penanggulangan Bencana, dan D4 Bisnis Digital. Melalui pendidikan
berbasis kompetensi dan penguatan karakter, Politeknik Akbara berkomitmen
mempersiapkan lulusan yang siap berkontribusi di dunia kerja dan masyarakat. (Her)




