SHARP BANTU 13 UNIT PRODUK LED TV UNTUK PMI SOLO

 

Adry Adi Utomo, Senior General Manager PT SHARP Elektronics Indonesia, ketika memberikan 13 unit Produk Led TV kepada PMI yang diwakili Martono Hadinoto.  

SOLO (JURNALKREASINDO.COM) – Mengingat  masuknya Informasi terkini yang cepat dan akurat dan untuk menghindari kesalahan yang memiliki resiko tinggi, maka diperlukan alat yang berbasis digital yang mumpuni.

Dengan menyadari pentingnya kebutuhan sarana layar digital, sehingga SHARP Indonesia Cabang Yogyakarta berkolaborasi dengan toko Candi Elektronik Solo menyerahkan  bantuan berupa produk LED TV (Light-Emitting Diode TV).

Bantukan itu diberikan Palang Merah Indonesia (PMI) Solo untuk ditempatkan di beberapa rumah sakit di wilayah Solo dan sekitarnya. Pihak SHARP memberikan 13 Unit produk LED TV,  42 Inch, ini merupakan kontribusi untuk kota Solo dan sekitarnya.

Pernyataan itu diutarakan Adry Adi Utomo,  Senior General Manager PT SHARP Elektronics Indonesia, pada Kamis (23/09/2021) di kantor  PMI Solo. “Kami berharap dapat mendukung PMI dalam menerapkan informasi berbasis digital” ungkapnya

Sosialisasi Program.

Sehingga bisa dipergunakan dalam mensosialisasikan program-programnya di setiap rumah sakit di Solo. Juga dapat membantu menyelamatkan lebih banyak jiwa, dengan memotong jalur birokrasi, sehingga jiwa orang yang sakit bisa lebih cepat tertolong dengan lancar.

Ketiga narasumber, Ardian Ayat Santiko (kiri), Adry Adi Utomo dan Martono Hadinoto, saat memberi keterangan pers.

Dalam hal ini, SHARP dapat memberikan kontribusi yang lebih cepat kepada masyarakat. Dan langkah ini pertama kali yang dilakukan SHARP untuk PMI. Donasi itu diterima langsung oleh CEO PMI Kota Surakarta, Sumartono Hadinoto pada acara serah terima secara simbolik itu.  

 “Saya mewakili Palang Merah Indonesia kota Solo, mengucapkan banyak terima kasih pada SHARP Indonesia dan Toko Candi Elektronik. “Bantuan ini sangat berguna  bagi kami, sehingga kami akan terus memberikan informasi terkini mengenai kesediaan darah”  katanya

Akses Rumah Sakit

Untuk masalah kesediaan darah, PMI Solo tidak pernah kekurangan stock darah. Secara rinci Martono mengatakan, jumlah penduduk Kota Solo sedikitnya 500 ribu orang. Padahal PMI Solo setiap harinya tersedia 1500 kantong.

Dengan demikian setiap rumah sakit bisa mengaksesnya dengan baik, sehingga dapat membantu warga yang membutuhkan bantuan darah.  Kegiatan serah terima ini juga dihadiri oleh Anton Fatoni, selaku Sr. Branch Manager SHARP Indonesia Cabang Yogyakarta.

CEO Toko Candi Elektronik, Ardian Ayat Santiko selaku partner dalam program donasi ini mengemukakan, kolaborasi yang dilakukan secara bersama-sama ini, karena adanya hubungan baik dengan Sharp telah menuntun dan membantu pihak-pihak yang membutuhkan.

“Bahkan mungkin kami akan be kerja sama dalam bentuk lainnya di masa yang mendatang, Kami berharap kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Solo dan sekitarnya” pungkasnya. (Ton/Her)