Pemukulan gong oleh Rektor Unsri
Surakarta, Prof. Dr. Drs Sutoyo, MPd menandai Grand Opening PMB 2026 -2027.
SOLO,
JURNALKREASINDO.com - Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta terus
memperkuat komitmen dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam aspek operasional maupun akademik
kampus.Komitmen ini terungkap dalam acara Opening Penerimaan Mahasiswa
Baru (PMB) Tahun Akademik 2026–2027.
Dalam grand opening tersebut
mengusung tema Sustainability in
University: From Awareness to Action. Kegiatan ini digelar sebagai penanda
resmi dimulainya rangkaian PMB sekaligus ruang refleksi peran perguruan tinggi
sebagai laboratorium hidup bagi aksi nyata keberlanjutanyang berlangsung pada Selasa
(30/12/2025) di Kampus 2 Unisri.
Acara itu dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen,
tenaga kependidikan, perwakilan yayasan, UKM, serta organisasi mahasiswa. Pada
kesempatan itu, Rektor Unisri Surakarta, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd, menguraikan,
kegiatan ini menjadi tradisi akademik tahunan sebagai penanda dimulainya penerimaan
mahasiswa baru.
PMB Unisri secara resmi akan dibuka pada 2 Januari 2025 lalu,
sehingga sebelumnya perlu diawali dengan kegiatan seremonial dan doa bersama
sebagai bentuk kesiapan institusi. “Kami setiap tahun selalu ada grand opening
atau doa bersama untuk mengawali PMB. Kali ini ditargetkan penerimaan mahasiswa
baru tahun akademik 2026–2027, sejumlah 2.026 mahasiswa,” ujarnya
Ketika Prof. Dr. Drs Sutoyo, MPd
berpidato dan memberikan arahan epada dekan, dosen dan mahasiswa.
Target tersebut melampaui angka yang ditetapkan yayasan,
yakni 2.000 mahasiswa. Namun, ia mengaku optimistis target tersebut dapat
tercapai seiring peningkatan sarana prasarana, penguatan promosi digital, serta
rencana pembukaan program studi baru. “Kami masih memproses pembukaan tiga
program studi S1, yakni Digital Marketing, Teknik Informatika, dan Sains Data’
jelasnya
Sedangkan untuk jenjang S2, sedang diupayakan Magister
Manajemen dan Magister Kenotariatan di Fakultas Hukum. Ini diharapkan semakin
menarik minat masyarakat. Sutoyo juga
menjelaskan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, khususnya Program Studi Manajemen,
masih menjadi favorit calon mahasiswa, disusul Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik.
Meski demikian, fakultas lain juga menunjukkan tren positif,
termasuk Fakultas Pertanian yang mengalami peningkatan jumlah mahasiswa. Dalam
upaya internasionalisasi, Unisri telah menjalin kerja sama dengan sejumlah
negara seperti Taiwan, Filipina, Malaysia, Thailand, Amerika Serikat, Brunei
Darussalam, Jepang, hingga Timor Leste.
Selama ini mahasiswa asing masih sekitar sepuluhan dan
sifatnya mandiri. Untuk meningkatkan jumlah, kami siapkan beasiswa penuh. Ke
Timor Leste sudah kami tawarkan delapan beasiswa. semangat Unisri Membumi dan
Mendunia, terus menjadi arah kebijakan
kampus, dengan penguatan identitas lokal sekaligus perluasan jejaring
internasional. (Her)



