Lahan Kelapa Sawit di Ngerancang Diresmikan UTP Surakarta, untuk Pengembangan Kompetensi Agroteknologi

 

Para mahasiswa, saat melakukan penanaman bibit sawit sebanyak 50 pohon.

KARANGANYAR, JURNALKREASINDO.com - Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP) melalui Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi Konsentrasi Kelapa Sawit, meresmikan lahan kelapa sawit yang berlokasi di Ngerancang, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pembelajaran berbasis praktik sekaligus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang perkebunan kelapa sawit.

Acara peresmian tersebut dihadiri Dewan Pembina, Ketua Dewan Pengurus beserta anggota Yayasan Perguruan Tinggi Tunas Pembangunan (YPTTP) Surakarta, jajaran Rektorat UTP Surakarta, seluruh Dekan Fakultas di lingkungan UTP Surakarta serta Dosen Agroteknologi konsentrasi kelapa sawit, Kepala Biro, Badan, Lembaga dan UPT, serta mahasiswa Program Studi Agroteknologi Konsentrasi Kelapa Sawit.

Peresmian ditandai dengan seremoni simbolis penanaman perdana sebagai wujud komitmen institusi dalam mengembangkan laboratorium lapangan yang terintegrasi antara teori dan praktik. Lahan ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat praktik lapangan, penelitian, serta pengembangan inovasi budidaya kelapa sawit berkelanjutan. Dekan Fakultas Pertanian UTP Surakarta menyampaikan, keberadaan lahan ini menjadi langkah strategis.

Dengan tujuan untuk menjawab kebutuhan industri sekaligus memperkuat profil lulusan yang unggul dan siap kerja. Ketua YPTTP Surakarta, Ir. Leny Pramesti, M.T. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas hadirnya sarana pembelajaran yang konkret dan berorientasi masa depan. “Peresmian lahan kelapa sawit ini merupakan bukti nyata komitmen YPTTP Surakarta dalam mendukung pengembangan pendidikan yang aplikatif “ katanya

Berfoto bersama, seusai melakukan pengarahan dan kegiatan peresmian lahan bibit sawit. 

Selain itu relevan dengan kebutuhan industri. Kami berharap lahan ini menjadi pusat pembelajaran, penelitian, serta inovasi yang mampu melahirkan lulusan berkompeten dan berdaya saing tinggi,” ujar Ketua YPTTP Surakarta. Sementara itu, Rektor UTP Surakarta menegaskan bahwa penguatan praktik lapangan menjadi salah satu prioritas dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UTP.

“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga memiliki pengalaman langsung di lapangan. Lahan kelapa sawit di Ngerancang ini menjadi laboratorium hidup bagi mahasiswa Agroteknologi konsentrasi Kelapa sawit untuk mengasah keterampilan, membangun riset, serta memahami manajemen Perkebunan sawit secara komprehensif,” ungkap Rektor UTP Surakarta.

Mahasiswa Agroteknologi Konsentrasi Kelapa Sawit menyambut antusias peresmian ini karena memberikan kesempatan lebih luas untuk praktik budidaya, pemeliharaan, hingga manajemen produksi secara langsung. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan lulusan UTP Surakarta semakin siap menghadapi tantangan industri perkebunan nasional maupun global. Kegiatan peresmian ditutup dengan sesi foto bersama.

Dilanjutkan penanaman bibit sawit sebanyak 50 pohon oleh mahasiswa. Melalui peresmian ini, UTP Surakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi profesional di bidang pertanian yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. (Her)