SOLO,
JURNALKREASINDO.com - Pengacara ternama, BRM Dr Kusumo Putro, SH. MH menyampaikan kritik keras terhadap pemadaman listrik yang
terjadi di sejumlah wilayah, dalam beberapa waktu terakhir. Dengan demikian pemadaman
tersebut dinilai merugikan masyarakat secara tidak merata. Apalagi tanpa disertai
penjelasan yang terang dari pemerintah maupun PLN. “Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan yang jelas, itu merupakan
bentuk prilaku tidak adil” ujarnya
Dengan demikian tindakn itu dinilai tidak adil, terutama
mengenail distribusi layanan publik, karena berdampak pada banyaknya keluhan warga dan masyarakat yang mengalami kerugian,
baik dari sisi aktivitas sehari-hari maupun usaha yang bergantung pada pasokan
listrik. “Hal ini jelas sangat merugikan masyarakat. Sampai sekarang tidak ada
kejelasan yang benar-benar bisa dipahami masyarakat, sehubungan dengan penyebab pemadaman listrik yang terjadi,” kata
Kusumo
Diketahui, informasi mengenai penyebab pemadaman listrik
masih simpang siur. Dalam beberapa kesempatan, alasan yang muncul berbeda-beda,
mulai dari pemeliharaan jaringan sampai persoalan pasokan energi. Kondisi
tersebut, kata Kusumo, membuat masyarakat berada dalam ketidakpastian, karena harus menerima dampak pemadaman tanpa
memperoleh informasi yang utuh.
Selain itu, warga yang terdampak pemadaman listrik tidak mendapatkan kompensasi yang dirasakan
secara langsung untuk masyarakat, atas kerugian yang timbul akibat pemadaman
listrik. Hal ini dinilai tidak sebanding dengan kewajiban pelanggan yang harus
memenuhi pembayaran listrik tepat waktu. “Padahal pelanggan dapat dikenai sanksi,
apabila terlambat membayar tagihan pajak listrik” tegasnya
Sehubungan dengan masalah tersebut, masyarakat seharusnya juga
berhak mendapatkan pelayanan yang baik dan penjelasan yang transparan ketika
terjadi gangguan sei itu. Maka dari itu kejelasan informasi dan akuntabilitas,
menjadi hal penting agar kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik tetap
terjaga. Sehingga diharpkan pemerintah dan PLN dapat memberikan penjelasan yang
lebih terbuka terkait penyebab pemadaman listrik tersebut.
“Sebenarnya masyarakat hanya membutuhkan kepastian,
transparansi, dan pelayanan yang adil dari dinas terkait. Jangan sampai
masyarakat hanya diminta memahami keadaan, tanpa mendapatkan penjelasan yang
jelas.”Maka perbaikan komunikasi antara peMerintah dengan publik, menjadi salah
satu langkah penting agar polemik terkait pemadaman listrik tidak terus
menimbulkan keresahan di tengah masyarakat” pungkasnya. (Hong)


