Puluhan Sopir Bajaj Gelar Aksi, Minta Tarif Sewa Rental Diturunkan


 Para sopir Bajaj, ketika melakukan aksi di depan kantornya, di Banyu Agung, Solo.

SOLO, JURNALKREASINDO.com – Puluhan sopir bajaj Kota Solo yang tergabung dalam Paguyuban Sopir Bajaj Solo (Pasobas) menggelar aksi konvoi, berawal  dari Bendungan Nusukan menuju kantornya di Banyu Agung, Banjarsari, Solo. Mereka meminta tarif sewa rental Bajaj diturunkan seperti tiga bulan sebelumnya .

Ungkapan tersebut diutarakan Iwan, koordinator lapangan (Korlap) didampingi Suharto ketua Pasobas kepada sejumlah wartawan, Jumat (8/6/2026) siang di Bendungan Nusukan, alasannya para anggota Pasobas itu merasa keberatan dengan kenaikan tarif sewa rental sebanyak Rp 80 ribu/hari. “Kami ingin tarif sewa rental dikembalikan seperti  tiga bulan sebelumnya senilai 50 ribu rupiah per hari” kata Iwan

Sehubungan dengan hal tersebut , para anggota Pasobas meminta pihak manageman meluluskannya. karena sekarang ini kondisi perekonomian lagi sulit. “Dalam keadaan sekarang ini, kami sangat sulit mendapatkan setoran sebanyak 80 ribu rupiah per hari, maka dari itu teman-teman sudah sepakat , kalau tarif sewa rental itu diturunkan menjadi seperti sebelumnya diangka  50 ribu perhari” tambahnya

Suharto (kiri) dan Iwan, ketiaka memberikan keterangan kepada wartawan.

Dengan demikian pihak manageman juga diminta memikirkan para sopir yang berkerja dilapangan (dijalan) untuk mencari penumpang. “Terus terang kami mresa berat sekali, belum lagi harus menanggung BBM, selain itu kami juga dikenakan denda senilai Rp 5 ribu sehari , jika terpaksa tidak bisa membayar setoran pada hari itu” sela Suharto

Selain itu, para sopir saat ini hampir semua merasakan, kalau bergerak dibidang jasa transportasi online sekarang ini hasilnya menurun. Apalagi rata-rata para sopir Bajaj ini sudah berkeluarga. Jadi, penghasilannya otomatis juga menurun, sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak manageman, sampai permohoan kami dikabulkan” pungkasnya

Menaggapi permasalahan ini City Manager Bajaj Kota Solo, Ongky mengatakan, keluhan atau permohonan para anggota Pasobas itu bisa diakomodir dengan koordinasi kantor pusat. Sehingga ada beberapa yang bisa diakomundir dan tidak. “Mengenai denda setoran bisa kita skip (denda ditiadakan), mengenai tarif setoran sewa rental tidak bisa kita turunkan, karena terkait dengan invistor sebagai pihak ketiga” kata Onky. (Hong)