Puspo Wardoyo berkomitmen akan
mendukung acara olahraga tinju tingakat nasional.
SOLO, JURNALKREASINDO.com – Menurut pandangan Puspo Wardoyo, pemilik distinasi wisata Kalipepe Land menyampaikan, perkembangan olahraga tinju di Jawa Tengah akan menggerak ekonomi bagi kalangan dunia usaha. Ungkapan itu diutarakannya trkait komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan kejuaraan tinju, bahkan membuka peluang agar ajang bergengsi seperti Kejuaraan Tinju Nasional Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) digelar di kawasan wisata miliknya tersebut.
Komitmen itu diungkapkan Puspo saat menghadiri pembukaan Kejuaraan
Tinju Nasional Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah 2026 dan Sabuk Emas ATI di Hotel
Sahid Jaya Solo, Sabtu (4/7/2026) malam. “Kejuaraan tinju bukan sekadar ajang
mencari juara, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter sekaligus ruang
positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan prestasi. Ini acara yang
sangat bagus. Setingkat Solo ada kegiatan seperti ini” katanya
Untuk Itu perlu terus
diadakan pertandingan. Ini wujud dari sportivitas. Masyarakat, anak-anak,
remaja, generasi kita perlu ada prestasi yang positif. Sering mengadakan
pertandingan dan ada tempat-tempat yang menggelar acara ini. Karena merupakan
bagian dari pendidikan karakter itu. Karena itu saya sangat mensupport kegiatan
ini,.
Dikenal sebagai pengusaha di bidang kuliner, keterlibatan
Puspo dalam mendukung olahraga tinju sempat memunculkan pertanyaan. Namun, ia
memiliki pandangan sederhana bahwa dunia olahraga dan bisnis hiburan memiliki
keterkaitan yang saling menguatkan. "Iya, karena sama-sama entertainment
juga ya. Jadi bisa untuk ikut bantu mempromosikan produk kuliner saya,"
katanya sambil tersenyum.
Bagi Puspo, kehadiran event olahraga berskala nasional tidak
hanya memberi manfaat bagi atlet, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi
melalui meningkatnya kunjungan masyarakat. Dukungan nyata itu diwujudkan dengan
kesiapan membuka Kalipepe Land sebagai lokasi penyelenggaraan kejuaraan tinju
berikutnya. Destinasi wisata yang dikelolanya dinilai memiliki potensi menjadi
arena baru bagi penyelenggaraan berbagai event olahraga sekaligus hiburan. "Makanya
itu nanti kita agendakan. Jadi bisa berturut-turut lah. Nanti terakhir di
Kalipepe Land bisa. Bagus itu," ungkapnya.
Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Ketua
Panitia sekaligus Ketua DPW ATI Jawa Tengah, Asri Purwanti. Dukungan dari
berbagai sponsor, termasuk Puspo Wardoyo melalui Kalipepe Land, menjadi salah
satu faktor suksesnya penyelenggaraan kejuaraan tahun ini. "Acara ini
sangat luar biasa karena mendapat banyak support dari berbagai sponsor. Salah
satunya dari Bapak Puspo Wardoyo melalui Kalipepe Land. Semoga ke depan kita
bisa menggelar acara yang sama di Kalipepe Land," ujar Asri.
Keinginan menghadirkan pertandingan tinju di luar gedung
juga sejalan dengan gagasan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang ingin
menjadikan olahraga sebagai bagian dari sport tourism. Apabila rencana tersebut
terealisasi, Kalipepe Land berpeluang menjadi salah satu ikon baru
penyelenggaraan sport tourism di Jawa Tengah. Bahkan, gubernur mendorong agar
kejuaraan serupa digelar di berbagai daerah sehingga mampu melahirkan
atlet-atlet baru sekaligus menarik wisatawan. (Her)


