Semangat para mahasiswa baru Unisri Surakarta,
gambaran perjuangan kepahlawanan Slamet Riyadi.
SOLO,
JURNALKREASINDO.com – Sedikitnya 1.535
mahasiswa baru Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta mengikuti kegiatan resmi pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa
Baru (PKKMB) 2026 halaman depan Auditorium kampus setempat . Acara yang digelar pagi itu, Rabu (2/9/2026)
penuh dengan semangat perjuangan kepahlawan, apalagi ketika prosesi pengibaran Giant Flag Riyadi Muda, berukuran
20 x 10 meter.
Hal ini sekaligus menjadi momentum ribuan mahasiswa baru itu memulai perjalanan
akademiknya di perguruan tinggi tersebut. Rektor UNISRI Surakarta, Prof. Dr.
Drs. Sutoyo, MPd dalam sambutannya
menjelaskan, PKKMB merupakan perubahan paradigma dari kegiatan OSPEK yang pada
masa lalu identik dengan orientasi dan perpeloncoan. “Kegiatan ini bukan perploncoan,
melainkan mahasiswa baru dikenalkan
dengan kehidupan kampus secara lebih positif” ujarnya
Baik mulai dari bidang akademik, kemahasiswaan hingga
berbagai aktivitas nonakademik lainya. Ia menegaskan, selama pelaksanaan PKKMB
tidak diperbolehkan adanya kekerasan dalam bentuk apa pun, baik fisik, verbal
maupun psikologis. Mahasiswa baru akan mendapatkan pembekalan mengenai
administrasi, aktivitas kemahasiswaan, layanan kampus hingga peta jalan
perkuliahan menuju kelulusan.
Prof. Dr. Sutoyo, MPd dan ketua
Yayasan Unisri menekan tombol sirine,
menandai pingibaran bendera Giant Flag
Riyadi Muda.
Pembekalan tersebut penting agar mahasiswa memiliki arah yang jelas selama menempuh pendidikan. Dengan memahami sistem akademik dan berbagai layanan kampus sejak awal, mahasiswa diharapkan tidak kebingungan dalam menjalani proses perkuliahan. Selain akademik, mahasiswa baru juga diingatkan mengenai kedisiplinan dan kerapian. UNISRI memiliki kebijakan maksimal empat tahun untuk menyelesaikan studi.
Kebijakan tersebut didukung oleh capaian sejumlah mahasiswa
yang mampu menyelesaikan pendidikan sekitar tiga tahun enam bulan. “Kami
berharap mahasiswa baru mengikuti jejak kakak tingkat yang bisa menyelesaikan
studi tepat waktu. Mari kita bersama-sama mengatakan, ‘Saya siap empat tahun
lulus’,” tegas Sutoyo sembari menambahkan, mahasiswa diminta menjaga komunikasi
dengan pimpinan fakultas maupun program studi.
Karena, mahasiswa merupakan amanah yang dipercayakan orang
tua kepada universitas. Karena itu, UNISRI berkomitmen memberikan kenyamanan,
keamanan, kepastian studi, serta layanan yang setara kepada seluruh mahasiswa. Sementara
itu, Ketua Panitia PKKMB UNISRI 2026, Kris Agung, S.Kom., M.Kom., dalam
laporannya mengatakan PKKMB menjadi awal perjalanan mahasiswa baru untuk
mengenal lingkungan kampus.
Mereka bertemu
orang-orang baru, menghadapi tantangan, sekaligus menemukan potensi diri. “PKKMB
menjadi langkah awal untuk memperkenalkan kehidupan perguruan tinggi, baik dari
sisi akademik maupun kemahasiswaan, sehingga mahasiswa baru memiliki gambaran
dan bekal untuk menjalani masa studi, PKKMB UNISRI 2026 mengusung tema ‘Bright Mind, Brave Action, Tumbuh, Berkarya,
Berdampak’.
Seni tari juga turut mewarnai dan
menyemarakan gelaran pembukaan PKKMB Unisri
2026.
Tema tersebut menjadi semangat untuk membentuk mahasiswa
yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga berani mengambil langkah
serta mewujudkan gagasan melalui tindakan nyata. Kegiatan PKKMB diikuti 1.535
mahasiswa baru selama enam hari dan terbagi dalam dua sesi, yakni 2–4 September
2026 serta 7–9 September 2026. Beragam materi disiapkan, antara lain pendidikan
tinggi di Indonesia.
Seperti kegiatan akademik, tata kelola perguruan tinggi, nilai budaya, tata krama dan etika keilmuan, organisasi kemahasiswaan, layanan mahasiswa, personal branding, motivasi, anti-narkoba, wawasan kebangsaan dan bela negara. ahasiswa juga mendapatkan materi mengenai bahaya judi dan pinjaman online serta gerakan green living melalui pengabdian masyarakat bertema urban farming.
Prosesi menenakan jaket baru
bagi para mahasiswa baru yang mengikuti
PKKMB 2026.
Rangkaian materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berkembang secara akademik sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Semarak pembukaan PKKMB semakin terasa melalui aksi dan atraksi ketangkasan mahasiswa UKM Taekwondo serta penampilan tarian dari mahasiswa UKM Lokapala. Pengibaran Giant Flag Riyadi Muda berukuran 20 x 10 meter menjadi salah satu momen utama yang menandai dimulainya rangkaian PKKMB 2026.
Kris Agung mengajak seluruh mahasiswa baru tidak takut
mencoba, gagal maupun mengambil kesempatan. Menurutnya, perkuliahan bukan
sekadar proses menemukan jawaban, tetapi juga perjalanan untuk mengenali dan
mengembangkan diri. “Jangan takut mencoba, jangan takut gagal, dan jangan takut
mengambil kesempatan. Jadilah pribadi yang mampu memberi arti, terus bertumbuh,
berkarya, dan memberikan dampak,” pesannya. (Her)





