Lulusan SMA Al Azhar IIBS Karanganyar
sebagian besar diterima di perguruan tinggi terbaik di Indonesia, serta
sebagian lainnya mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri.
KARANGANYAR, JURNALKREASINDO.com - Lulusan SMA Al Azhar IIBS Karanganyar sebagian besar diterima di perguruan tinggi terbaik di Indonesia, serta sebagian lainnya mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri. “Bahkan yang menarik, lulusan Al Azhar IIBS itu juga kuliah di luar negeri biasanya menjadi guru ngaji maupun imam masjid di sana” ujar Al Ustadz Ahmad Zulfiqar Azizurrahman Al Arif, S.Fil.I. MIRKH, Director of International Affairs & Public Relations Al Azhar IIBS
Hal ini sesuai harapan, bahwa ilmu agama yang mereka
dapatkan di sini bisa diterapkan dan dipraktikkan di mana pun mereka berada. ungkapan
itu diuatarakan kepada sejumlah wartawan disela-sela acara Akhirussanah
Angkatan 3, Al Azhar International Islamic Boarding School (IIBS) Karanganyar
tahun 2026, di Anaya Azana Boutique Hotel, Tawangmangu.”Prosesi kelulusan
digelar dua hari, yakni pada Sabtu- Minggu (13-14/6.2026) untuk jenjang SMA dan)
untuk jenjang SMP” jelasnya.
Acara tersebut dengan mengusung tema "From The Legacy of Mataram to The Heritage of Nusantara", kegiatan itu juga digelar drama kolosal yang menceritakan perjuangan P. Diponeoro dengan tujuan mengajak seluruh hadirin untuk meneladani sosok Pangeran Diponegoro yang diperankan siswa-siswa Al Azhar IIBS. “Makna yang terkandung di drama ini agar semua hadiri meliki rasa Cinta Tanah Air, ketaatan terhadap nilai-nilai Islam, keteguhan akidah, keberanian dan integritas Pangeran Diponegoro” tandasnya
Al Ustadz Ahmad Zulfiqar Azizurrahman Al Arif, S.Fil.I. MIRKH, ketika memberikan keterangan wan. kepada sejumlah wart
Ditambahkan, kegiatan akhirussanah seperti itu selalu dibuat
spesial setiap tahun, dengan tema yang memiliki pesan moral tersendiri,
sedangkan tema yang diusung selalu mengisahkan tentang kisah kepahlawanan
Pangeran Diponegoro, dengan skenario yang disesuaikan kondisi kebangsaan saat
ini. Dari drama tersebut, diharapkan para lulusan bisa memetik hikmah tentang
nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai keislaman yang akan terus dibawa saat
mereka melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, hingga kembali untuk mengabdi
ke masyarakat.
"Kami berpesan kepada seluruh lulusan, agar mereka
tetap menjadi anak soleh-solehah, peka terhadap lingkungan, peka terhadap apa
yang terjadi di masa sekarang. Sehingga mereka ke depan harus tahu mengambil
ilmu apa, memperdalam apa, dengan tetap memegang keimanan dan ketakwaan,"
katanya sembari menambahkan, saat itu tercipta suasana khidmat berpadu dengan
kemegahan budaya Jawa, sehingga mampu mewarnai
pelaksanaan pada siang itu.
Para pemain drama kolosal nilai
kepahlawanan Diponegoro yang diperankan siswa
Lulusan SMA Al Azhar IIBS Karanganyar, berfoto bersama seusai pentas.
Tahun ini menjadi momen istimewa, karena menandai kelulusan
Angkatan ke-3 Al Azhar IIBS, generasi muda yang dipersiapkan untuk menjadi
insan berakhlak mulia, berwawasan global, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai
Islam dan kebangsaan. “Sosok Diponegoro dipilih, karena perjuangannya tidak
hanya dilandasi semangat membela tanah air, tetapi juga didorong oleh
nilai-nilai Islam yang luhur dan kuat” paparnya
Keteguhan akidah, keberanian,
integritas, dan kecintaannya terhadap bangsa menjadi inspirasi yang relevan
bagi generasi muda masa kini yang akan menghadapi tantangan dunia global tanpa
kehilangan jati diri sebagai Muslim dan
anak bangsa. “Semangat tersebut dinilai sangat relevan dengan visi Al Azhar
IIBS dalam membentuk generasi Muslim yang unggul secara intelektual, tangguh
menghadapi tantangan global, namun tetap teguh memegang nilai-nilai keislaman”
pungkasnya. (Hong)




