Dr. Joe Mari N. Flores, MSA, CPA dan Syahriar
Abdullah, S.E., M.Si menunjukan nota kesepakatan krjasama.
SOLO,
JURNALKREASINDO.com - Fakultas
Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Tunas Pembangunan Surakarta
menyelenggarakan International Benchmarking and Academic Sharing Session
bersama University of Mindanao-Tagum College, Filipina, pada Kamis, 4 Juni
2026, di Kampus 2 UTP Surakarta, Ruang Aktiva FEB UTP Surakarta.
Kegiatan internasional ini menjadi bagian dari upaya FEB UTP
Surakarta dalam memperkuat jejaring akademik global, meningkatkan mutu
penyelenggaraan pendidikan tinggi, serta membuka peluang kolaborasi lintas
negara dalam bidang kurikulum, riset, publikasi ilmiah, guest lecture, academic
exchange, dan pengembangan micro-credential.
Delegasi University of Mindanao-Tagum College diwakili oleh
Dr. Joe Mari N. Flores, MSA, CPA, Head of Accountancy, University of
Mindanao-Tagum College. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dosen Program
Studi Akuntansi dan Manajemen FEB UTP Surakarta. Acara dibuka dengan perkenalan
dosen Program Studi Akuntansi dan Manajemen FEB UTP Surakarta.
Syahriar Abdullah, S.E., M.Si, selaku Ketua Program Studi Akuntansi FEB UTP Surakarta. Dalam sambutannya mengatakan, apresiasi atas kehadiran delegasi University of Mindanao-Tagum College dan menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kerja sama akademik internasional. “Forum ini menjadi ruang penting bagi kedua institusi untuk saling belajar, membandingkan praktik akademik, serta mengidentifikasi peluang kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan,” ujar Syahriar.
Perwakilan dosen Program Studi Akuntansi dan
Manajemen FEB UTP Surakarta berfoto bersama.
Dalam sesi utama, Dr. Joe Mari N. Flores memaparkan profil
Bachelor of Science in Accountancy University of Mindanao-Tagum College.
Paparan tersebut mencakup sistem akademik, penerapan Outcome-Based Education
atau OBE, struktur kurikulum, integrasi teknologi pembelajaran, pengembangan
dosen, riset mahasiswa, micro-credentialing, serta sistem penjaminan mutu
berbasis ISO 9001:2015, ISO 21001:2018, dan akreditasi PACUCOA.
Sementara itu, FEB UTP Surakarta juga memaparkan profil
kelembagaan, capaian riset dan pengabdian, aktivitas akademik, organisasi
kemahasiswaan, serta potensi kolaborasi internasional yang dapat dikembangkan
bersama University of Mindanao-Tagum College. Salah satu agenda penting dalam
kegiatan ini adalah pembahasan dan penandatanganan Implementation Arrangement
atau IA untuk Academic Benchmarking Program.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Dr. Joe Mari N. Flores
selaku Program Head, Bachelor of Science in Accountancy, University of
Mindanao-Tagum College dan Syahriar Abdullah, S.E., M.Si. selaku Head of
Accountancy Department, UTP Surakarta. Penandatanganan IA ini menjadi dasar
teknis pelaksanaan program benchmarking akademik, sekaligus pijakan awal bagi
pengembangan kerja sama lanjutan antara UTP Surakarta dan University of
Mindanao-Tagum College.
Kerja sama yang dibahas meliputi joint research, guest
lecture, research presentation, joint publication, academic exchange, serta
peluang kunjungan balasan dosen dan mahasiswa. Dalam sesi diskusi, peserta
membahas sejumlah isu strategis, antara lain kurikulum akademik, sistem
penjaminan mutu, akreditasi internasional, riset kolaboratif, publikasi dosen,
pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Selain itu peluang pengembangan program micro-credential.
Dr. Joe Mari N. Flores juga membuka peluang bagi FEB UTP Surakarta untuk
melakukan kunjungan akademik balasan ke University of Mindanao-Tagum College
sebagai bagian dari penguatan kolaborasi dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini
menghasilkan beberapa rekomendasi tindak lanjut, di antaranya penentuan person
in charge atau PIC dari masing-masing institusi.
Bahkan penyusunan rencana kerja bersama, penjadwalan guest
lecture dan research presentation, pembahasan teknis micro-credential, serta
penjajakan program pertukaran akademik. Melalui kegiatan ini, FEB UTP Surakarta
menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama internasional,
memperkuat kualitas akademik, serta mendorong dosen dan mahasiswa untuk
terlibat aktif dalam ekosistem pendidikan tinggi global. (Her)



