SOLO,
JURNALKREASINDO.com - Politeknik Indonusa Surakarta kembali menunjukkan
komitmennya dalam peningkatan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan Kuliah
Pakar bertema ‘Manajemen Risiko dan Audit
Rekam Medis Elektronik: Peran SDM dalam Melindungi Data Rekam Medis dan Menjamin
Kualitas Audit Rekam Medis’.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 13/2/2026) bertempat
di Ballroom Gedung C Kampus 1 Politeknik Indonusa Surakarta. Kuliah pakar ini
menghadirkan dua narasumber nasional yang kompeten di bidang rekam medis dan tata
kelola sistem kesehatan digital, yakni Roni Rohman, S.Tr. RMIK selaku Ketua DPD
PORMIKI Jawa Tengah, serta Nuryati, S.Far., M.P.H selaku Pembina APTIRMIKI.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa Rekam Medis yang
tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan diskusi. Dalam paparannya, para
narasumber menekankan pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) rekam medis
dalam mengelola risiko sistem Rekam Medis Elektronik (RME), khususnya terkait
keamanan data pasien, kepatuhan regulasi, serta penjaminan mutu audit rekam
medis di era transformasi digital layanan kesehatan.
Acara secara resmi dibuka oleh Direktur Politeknik Indonusa
Surakarta, Ir. Suci Purwandari, MM.Ph.D Dalam sambutannya, beliau menyampaikan
bahwa kegiatan kuliah pakar ini menjadi bagian penting dalam membekali
mahasiswa dengan wawasan praktis dan aktual sesuai kebutuhan dunia kerja,
khususnya di bidang pengelolaan rekam medis elektronik yang menuntut
profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya
memahami konsep manajemen risiko dan audit RME secara teoritis, tetapi juga
mampu mengimplementasikannya secara profesional sebagai calon tenaga rekam
medis yang berperan aktif dalam menjaga keamanan data pasien dan mutu pelayanan
kesehatan. (Her )


