Halal Bihalal Roega, Merajut Silaturahmi Alumni dan Mengenang Kembelingan Masa Lalu

 

Christiana Monica Ramadhan, ketika memberikan sambutanya , sekaligus berpesan kepada penggantinya sebagai ketua umum Roega.

SOLO, JURNALKREASINDO.com – Sejumlah alumni SMA Negeri 3 Surakarta yang terdiri dari berbagai angkatan dan tergabung dalam organisasi Roemah Tiga (Roega), pada Minggu (5/4/2026) pagi menggelar Halal Bihalal di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo. Acara tersebut dengan mengusung tema ‘Merajut Silaturahmi Alumni’ , sekaligus mengenang masa-masa kembelingan semasa di sekolah.

Kegiatan spiritual ini, dilakukan setelah umat Islam  menjalankan ibadah puasa ramadan.ketika itu dihadiri Dewan Penasehat & Pengawas Roemah Tiga,  para Guru Purna Tugas serta seluruh Alumni keluarga besar Roemah Tiga. Pada kesempatan itu Christiana Monica Ramadhan atau yang dikenal dengan sebutan akrab Monica Subiakto, selaku ketua umum Roega dalam sambutanya mengutarakan, suasana kebersamaan dimomen Halal bihalal ini penuh makna,

“Di hari yang fitri ini, izinkan saya, secara pribadi dan atas nama keluarga, mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Hari ini bukan hanya tentang saling memaafkan, tapi juga menjadi momen yang sangat berarti bagi saya pribadi. Karena ini adalah Halal Bihalal terakhir saya sebagai Ketua Umum Roemah Tiga” kata Monica

Setidaknya Monica Subiakto sudah kurang lebih 7 tahun (dua periode) yang bukan waktu yang sebentar sejak dalam mengawali membangun Roemah Tiga sampai sekarang ini, yaitu dari yang belum terarah mencari bentuk, zero angka keuangan. "Sampai hari ini Roemah Tiga berdiri dengan identitas rasa kekeluargaan yang kuat dan dengan semangat yang tidak pernah padam" tuturnya

Salah satu pemenang door prize, ketika menerima hadiah dari  panitia.

“Saya menyaksikan sendiri, bagaimana kita bertumbuh, jatuh dan bangkit lagi, berbeda pendapat, tapi tetap memilih bertahan & kembali sebagai keluarga dan. jujur, Roemah Tiga bukan sekadar organisasi bagi saya, namun merupakan rumah tempat saya belajar sabar, belajar mendengar, menyakini bahwa memimpin itu bukan tentang menjadi yang paling kuat. Tapi tentang bertahan, bahkan saat lelah sekalipun” tuturnya

Pada kesempatan ini dengan penuh rasa syukur sekaligus haru, Ia ingin menyampaikan, bahwa dirinya dan Steering Committe akan mulai menyiapkan mekanisme pemilihan Ketua Umum yang baru yang rencananya mulai bertugas pada Mei 2026. “Untuk itu saya akan perkenalkan. Mas Ananto Wibowo angkatan 83, beserta Wakilnya mas Lilik Karyanto angkatan 83 sebagai  SC dan Wakil SC juga mas Emon 86 sebagai anggota SC.

Ini bukan akhir, tetapi  bentuk cinta pada Roemah Tiga, karena organisasi ini harus terus hidup, harus terus berkembang dan harus terus memberi ruang bagi generasi berikutnya untuk tumbuh dan memimpin. “ Saya percaya, diantara kalian semua, sudah ada sosok yang siap melanjutkan. Bukan yang paling sempurna, tapi  yang paling tulus dan mau belajar. Untuk siapapun nanti yang akan menggantikan saya” tandasnya

Ia  titip satu hal, jaga rasa kekeluargaan ini, karena itulah kekuatan terbesar Roemah Tiga. Bukan programnya, kegiatannya, tapi rasa memiliki di dalamnya. Sementara itu mewakili guru purna tugas di SMA Negeri 3 Surakarta, Bambang Suhindro (mantan guru tata negara/PPKN) dalam pidatonya  menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya, hormat dan salut kepada Roemah Tiga yang telah berhasil menyelenggarakan pertemuan Halal Bihalal ini dengan sukses dan lancar.

Para tamu yang hadari dalam acara Halal Bihalal Roega di Sahid Prince Hotel, Solo.

Lebih jauh Bambang mengatakan, agar pada pertemuan ini semuanya mengingat ketika masih menjadi siswa SMA 3 Surakarta, kembelingan apa yang pernah dilakukan, itu nanti akan menjadikan makin terkenang dan makin akrab. “Kami guru-guru waktu itu juga diparapi (nama lain) yang macam-macam, ada yang Pak Bendot, Pak  Ertek dan lainya, begitu juga ibu-ibu gurunya. Saya sendiri juga diparapi  Pak Otomen” kelakarnya

Begitu juga coba D ketika pada nongkrong di rumah makan Mi’un itu apa yang diomongkan, dimana saat itu sekolahan SMA 3 Surakarta masih di Warung Miri. Coba semua itu diingat, saat berkumpul sebagai nostalgia. “Untuk itu, baik para mantan guru dan siswa bisa saling memaafkan satu dengan yang lain, sehingga bisa kita jalin silaturahim yang baik” pesanya

Acara Hahal Bihalal tersebut berjalan dengan suasana akrab dan saling berjabat tangan, sehingga nampak semuanya bergembira. Apalagi diacara tersebut juga ada sesi pembagian doorprize, bagi siapa yang dapat menjawab pertanyaan dari panitia dan sebagai hiburan beberapa hadirin untuk bernyanyi, nuansa ini menambah semaraknya  suasana siang itu dan ditutup dengan makan siang dan bersalam-salaman. (Hong)