Energia Fragrance Academy Gelar Roega Basic Perfumery Class, Monica Subiakto : Sedekah Edukasi untuk Diteladani


Walikota Surakarta, Respati Ardi (kiri), ketika mempratekan teori membuat  parfum yang dipandu oleh Monica Subiakto.

SOLO, JURNALKREAS INDO.com – Para alumnus SMA Negeri  III Surakarta yang tergabung  dalam Roemah Tiga (Roega) dengan ketua umumrnya  Christiana Monica Ramadhan atau yang dikenal dengan sebutan Monica Subiakto, sebagai educator dan artisan perfumer yang handal dibidangnya, berkolaborasi dengan Energia Fragrance Academy menggelar edukasi (pendidikan) membuat parfum yang diberi judul, Roega Basic Perfumery Class.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (4/4/2026) pagi di Loji Gandrung, Solo. dengan tutor oleh Monica Subiakto sendiri yang juga Ia mengatakan, hal ini dilakukan untuk sedekah ilmu, sebagai suri tauladan supaya bisa ditiru keluarga besar Roega yang lainnya. “Pendidikan ini merupakan sedekah saya,  supaya bisa ditiru teman-teman yang lain” ujarnya

Monica Subiakto, saat menberikan pelajaran teori meracik parfum The Kampus.

Gelaran  pendidikan membuat parfum ini juga dihadiri Walikota Surakarta, Respati Achmad Ardianto. Dalam kesempatan itu Respati juga ikut meracik parfum, berdasarkan teori yang dipandu langsung oleh Monica Subiakto. “Parfum yang saya ajarkan ini  harga kelas workshop french perfumery yang saya ajarkan ini senilai 799 ribu rupiah ” tambah Monica Subiakto


Para peserta pelatihan dengan serius meracik bahan parfum sesuai teori yang dipelajari.

Monica Subiakto menjelaskan, dalam pendidikan meracik parfum ini berisi 30 persen teori  dan sisanya yang  70 persen praktek, pelajaran ini mengandalkan seni mencium atau olfaction. Bagi para kolega, organisasi dan pembaca yang menginginkan kerjasama, belajar dan lainya bisa menghubungi IG : .energia_academy.


   d

Para peserta dari Roega Basic Perfumery Class mengikuti teori membuat parfum dengan seksama.

Sedangkan dalam kesempatan tersebut  Monica Subiakto mengajarkan  5 jsenis aroma parfum yang banyak digemari para pemakai di Indonesia. Sementara itu Respati mengharapkan, pendidikan ini bisa mendorong UMKM-UMKM dan sektor Pariwisata di Solo. “Sehingga para orang tua atau yang sudah pensiun,  tetapi tetap produktif bisa usaha dibidang ini” tandasnya

Respati juga mengatakan, bahwa sekarang ini Pemkot Surakarta juga sedang mengembangkan di Balekambang, bekerja sama dengan rumah atsiri, membikin essential oil, apapun disana ada workshop juga, sehubungan dengan itu Energia Fragrance Academy bisa ngadakan workshop disana juga. “Jadi wisatawan datang ke Solo, selain menikmati kuliner, bisa belajar sejarah di Kraton, Pura Mangkunegaran dan sebagainya” ujarnya

Para siswa Roega Basic Perfumery Class berfoto bersama walikota Surakarta.

Bahkan Respati juga sempat memberi nama program yang digerakan Roega ini The Kampuls, aroma yang identik dengan wangi sejarah kota Solo yang terkenal dengan teh kampulnya itu, ungkapan nama itu  disambut baik oleh para peserta  pendidikan membuat parfum yang terdiri dari  30 orang itu dengan gembira. “Kami yakin The Kampuls ini, nantinya akan keren tidak kalah dengan parfum-parfum lainya yang lebih dulu terkenal” pungkasnya. (Hong)