Prof. Dr. H. Jamal Wiwoho, SH M.Hum, ketika
memberikan sambutan siang itu.
SOLO, JURNALKREASINDO.com – Untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan nilai-nilai kebersamaan pasca bulan suci Ramadan, Yayasan Amal Sahabat Surakarta bersama keluarga besar Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Solo menggelar kegiatan Silaturrahim dan Pengajian Halal Bihalal 1447 H, pada Jumat (3/4/2026) di Gedung Ndalem Marsum, Jl. Bhayangkara, Solo.
Acara spiritual tersebut dihadiri sejumlah Pembina Yayasan,
diantaranya Dr. H. Achmad Purnomo, Apt., H. Susanto Tjokrosoekarno, Hj. Danarsih
Santosa. Pengurus Prof. Dr. H. Jamal Wiwoho, SH M.Hum., H. Dewanto Kusuma
Wibowo, SE., Hj. Wati Bambang SR maupun Pengawas H. Toto Susmonohadi, SH MH.,
H. Ahmad Helmy Sa`Dillah, SE.
Selain itukeluarga besar anggota Yayasan Amal Sahabat Surakarta, dan seluruh Kepala Sekolah, guru serta karyawan Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Solo dari jenjang TA, TK, SD, SMP hingga SMA, dengan total undangan mencapai sekitar 400 peserta. Ketua Yayasan Amal Sahabat Surakarta Prof. Dr. H. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum menyampaikan, kegiatan Halal Bihalal ini sebagai momentum saling memaafkan.
Para pimpinan, petinggi dan pembina Yayasan
Amal Sahabat dan Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Solo.
Namun juga sebagai
sarana memperkuat sinergi, kebersamaan, dan semangat pengabdian dalam dunia
pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Melalui pengajian yang akan disampaikan
oleh *Ustad Dr. Muhammad Nur Islam, M.Pd.I*, diharapkan seluruh peserta
mendapatkan pencerahan spiritual serta motivasi untuk terus meningkatkan
kualitas taqwa kepada Allah SWT dan kontribusi bagi umat.
Dalam kegiatan spiritual ini juga diwarnai dengan berbagai
doorprize menarik bagi para tamu undangan, di antaranya televisi, kulkas, magic
com, kipas angin, dispenser, sepeda gunung, voucher belanja dan hadiah uang
tunai dan lainnya. “ Kehadiran berbagai hadiah ini diharapkan dapat menambah
kebahagiaan dan kehangatan suasana kebersamaan dalam acara tersebut” ujarnya
Melalui kegiatan ini, Yayasan Amal Sahabat Surakarta dan
Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Solo berharap dapat terus memperkuat tali
silaturrahim, meningkatkan soliditas internal, serta meneguhkan komitmen dalam
memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan dan masyarakat. Para anggota lembaga yang menaungi
sekolah-sekolah Al Azhar Syifa Budi Solo itu, berkumpul untuk mempererat tali
silaturahmi sekaligus merayakan pencapaian akademik yang membanggakan.
Acara yang mempertemukan seluruh unit pendidikan, mulai dari
KB, TK, SD, SMP, hingga SMA ini, menjadi lebih istimewa dengan mencuatnya kabar
keberhasilan para siswa SMA Al Azhar Syifa Budi Solo dalam menembus persaingan
ketat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun ini.
Ketua Yayasan Amal Sahabat Prof Jamal Wiwoho menegaskan
bahwa capaian jenjang SMA merupakan indikator utama kepercayaan masyarakat
terhadap kualitas pendidikan di bawah naungan yayasan. Menurutnya, SMA adalah
wajah yang menentukan sejauh mana sekolah mampu mengantarkan siswanya ke
gerbang masa depan.
Sejumlah istri petinggi Yayasan Amal
Sahabat, sebagai pendamping dan pemberi
semangat.
"Tahun lalu, jumlah siswa yang diterima melalui jalur
rapor (SNBP) sangat minim, bahkan sempat tidak ada. Namun tahun ini,
alhamdulillah, ada lompatan luar biasa. Dari 79 siswa, sebanyak 9 orang
berhasil lolos jalur SNBP," ungkapnya sembari menambahkan, lompatan angka
ini dianggap sebagai buah dari kerja keras kolektif antara guru, siswa, dan
pendampingan intensif dari pihak yayasan.
Ia menyadari bahwa tantangan masuk PTN kian berat karena
siswa harus berkompetisi secara nasional, melampaui batas wilayah Solo maupun
Jawa Tengah. Kesuksesan tahun ini tidak datang secara kebetulan. Yayasan
menerapkan formula khusus dengan menekankan pada pendampingan yang realistis.
Pihak sekolah diminta tidak hanya fokus pada pengajaran di kelas.
Tetapi juga membekali siswa dengan pemahaman peta kompetisi
yang nyata. Untuk menghindari kegagalan akibat salah strategi dalam memilih
Program Studi (Prodi) yang sangat ketat seperti Kedokteran, yayasan melibatkan
tenaga profesional. "Anak-anak kadang kurang memahami seberapa ketat
persaingan di luar” tambahnya
Hadirin dan tamu undangan mengikuti sepanjang
acara Halal Bihalal dengan kidmat.
Maka pendampingan psikolog sangat perlu. Kita lihat rekam
jejak nilai dari semester satu sampai akhir, baru kita arahkan prodi mana yang
paling memungkinkan agar mereka tidak tersingkir di kompetisi nasional,"
jelasnya, sehingga meski prestasi akademik menjadi sorotan, Yayasan Amal
Sahabat tetap memegang teguh jati dirinya sebagai lembaga yang bergerak di
bidang sosial dan dakwah.
Sebelum momentum Halalbihalal ini, yayasan telah aktif
menggelar aksi kemanusiaan seperti pasar murah, belanja bersama anak yatim,
hingga pembagian sembako lintas suku, agama, dan ras. Halal bihalal ini pun
dipandang sebagai titik balik untuk memperkuat energi spiritual setelah satu
bulan penuh berpuasa. "Label kita adalah peningkatan keimanan dan
ketakwaan. Jadi sisi sosial jalan, edukasi jalan, dan sisi religi juga harus
tetap kuat," tambahnya.
Menutup momentum penuh syukur ini, pihak yayasan menyatakan
optimismenya. Dengan keberhasilan di jalur SNBP sebagai modal awal, mereka
yakin angka penerimaan siswa di PTN akan terus bertambah melalui jalur
UTBK-SNBT yang hasilnya akan diumumkan pada Juni-Juli mendatang, serta melalui
jalur Mandiri. (Hong )





