BRM Kusumo Putro, acara Peringatan Harlah Pasoepati Ke – 26 ini dapat
bermanfaat ositif bagi masyarakat.
SOLO,
JURNALKREASINDO.com - Gema Pasoepati Solo Sport (GEMPASS) Korwil Pasar kliwon,
Kota Solo menyelenggarakan agenda Peringatan Harlah Pasoepati Ke – 26. Kegiatan
ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26
Pasoepati tahun 2026. Acara yang digelar pada Sabtu (20/6/2026) Gus Iqdam
(Blitar), Habib Zaidan bin Yahya (Solo), Kyai Lora Panglima Jaya (Madura) dan
Mbah Lepo (Solo) dipastikan hadir.
Pada momen tersebut bakal dimeriahkan penampilan Hadrah
Sekar Langit, yang mampu menghadirkan suasana religius, sekaligus mempererat
persaudaraan di kalangan suporter sepak bola. Menyambut kegiatan tersebut, Penasihat
Hukum Pasoepati GEMPASS, BRM Dr Kusumo Putro SH MH mengatakan, kegiatan
bersholawat ini dapat berjalan lancar
dan memberikan manfaat positif bagi seluruh peserta yang hadir.
Dengan nuansa religius yang bertajuk Gempass Bersholawat ini, kata Kusumo, menjadi bukti jika suporter pendukung
Persis Solo ini tidak hanya identik dengan dukungan di stadion, tetapi juga memiliki kepedulian
terhadap nilai-nilai spiritual dan kebersamaan. “Kami ingin tunjukkan Pasoepati
tidak hanya hadir sebagai pendukung tim sepak bola, tetapi juga memiliki
semangat religius dan agamis yang dapat menjadi contoh positif bagi
masyarakat,” ujar pengacara kondang di Kota Solo itu
Even religius GEMPASS Bersholawat ini sekaligus menjadi
momentum untuk mengajak para suporter untuk semakin dewasa, santun, dan
profesional dalam mendukung tim kesayangan mereka. Diketahui, Pasoepati
merupakan salah satu kelompok suporter terbesar di Indonesia yang memiliki
peran penting dalam perkembangan budaya suporter di Solo Raya. Melalui
pendekatan keagamaan, diharapkan tercipta atmosfer yang lebih kondusif.
Selain itu juga penuh persaudaraan di kalangan pecinta sepak
bola. Sekaligus sarana mempererat ukhuwah, acara tersebut juga membawa pesan
bahwa dunia suporter dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai keagamaan,
toleransi, dan ketertiban.“Kami mengimbau seluruh suporter untuk terus menjaga
sikap santun, menghormati sesama, serta mengedepankan semangat persaudaraan.
Suporter profesional bukan hanya yang setia mendukung tim” jelasnya
Tetapi juga mampu menjaga ketertiban dan menjadi teladan di
masyarakat. GEMPASS Bersholawat Jilid 2 ini, lebih lanjut disampaikan Kusumo
Putro, dapat menjadi inspirasi bagi komunitas suporter lainnya di Solo Raya
maupun daerah lain untuk menggelar kegiatan positif seperti ini. Sementara itu,
latar belakang Pasoepati Gempass menggabungkan semangat olahraga dan nilai
religius dinilai mampu memperkuat citra suporter sebagai bagian dari elemen masyarakat
yang berkontribusi dalam membangun lingkungan harmonis.
Seperti penyelenggaraan sebelumnya, sedikitnya ada ribuan
jamaah dan suporter yang bakal hadir, dan acara ini, diklaim menjadi salah satu
agenda religi terbesar yang digelar komunitas suporter di Kota Solo sepanjang
tahun 2026. “Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini dengan
tertib, sehingga Gempass Bersholawat Jilid 2 berlangsung aman, lancar, dan
penuh keberkahan dalam momentum perayaan HUT ke-26 Pasoepati Gempass ini” harapnya.
(Hong)



