GKR Wandansari, saat menyampaikan
keterangan pers seusai menggelar upacara kirab pusaka malam 1 Sura, di Kraton
Surakarta.
SOLO, JURNALKREASINDO.com – Pengageng Sasana Wilapa dan Ketua LDA (lembaga dewan adat)
Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, GKR Wandansari mengungkapkan, rasa
terima kasihnya kepada H .Puspo Wardoyo, owner Ayam Bakar Wong Solo Group, atas
apresiasi dan dukunganya yang tak terhingga mengenai pelestarian budaya Kraton
Trah Dinasti Mataram Islam ini. “Kami mengucapkan banyak terimakasih untuk yang
kesekian kalinya dan sampai tak terhitung kepada Pak Puspo, kali ini juga
membantu dan berpartisipasi dalam terselenggaranya
kirab pusaka ini” tuturnya
Ungkapan Gusti Moeng (panggilan akrab GKR Wandansari) tersebut
diutarakan kepada wartawan, pada Selasa (16/6/2026) tengah malam, seusai
menggelar prosesi ritual kirab pusaka
malam 1 Sura, di Kraton Surakarta. “Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada Pak Puspo Wardoyo beserta keluarga, semoga Gusti
Allah melipatgandakan pahala, keselamatan, kesehatan dan rejeki yang terus
mengalir seperti air sungai” harapnya
Menurut Gusti Moeng,
malam ini pusaka yang dikirab ada 14 pusaka dengan berbagai jenis, seperti tombak dan agemannya (bekas
pakaian) leluhurnya yang diperuntukan oleh penerus raja di Kraton Surakarta
atau di Mataram Surakarta. “Dengan jumlah 14 pusaka yang dikirabkan itu memang
ada kaitanya dengan Paku Buwono (PB)
XIV, semoga semuanya berjalan lancar, baik dalam menyusun keprabon yang dimana beliau sudah dipercaya oleh leluhur dan para sentoono dalem, karena untuk menjadi raja
itu, kami yakin sudah ditakdirkan oleh Allah” paparnya
Para abdialem memanggul pusaka untuk
dikirab keliling benteng kraton dengan berjalan kaki.
Gusti Moeng juga sangat mengetahui tentang sosok Puspo
Wardoyo, karena selain kakak kelasnya waktu sekolah di SMA Negeri IV Surakarta,
tetapi ternyata Ia sangat cinta terhadap budaya dan perhatian terhadap para
seniman maupun budayawan “Saya tahu beliau sangat berniat untuk ikut
melestarikan budaya, terutama budaya
nusantara. Tadi putra –putri Pak Puspo juga hadir, saya terima kasih sekali dan minta maaf tidak bisa menemui, karena
saya sudah sejak pagi sibuk di kraton ini, ngatur sana, ngatur sini, apalagi
kebetulan luar biasa orang yang masuk kesini” tuturnya
Dalam wawancara sebelumnya,
putra putri Puspo Wardoyo
mengatakan, suatu saat ingin juga
berkunjung ke Kraton Surakarta ini. Menanggapi hal itu, Gusti Moeng
mempersilahkan dengan tangan terbuka dan mengaku jika Ia setiap hari disini.
Namun disarankan, lebih baik berkabar lebih dulu kalau mau hadir ke kraton.
“Saya kan tanggungjawab disini, sebagai pengageng Sasana Wilapa, juga ketua Lembaga Dewan Adat Kraton Surakarta
Hadiningrat ini. Sekarang ini banyak mahasiswa maupun peneliti dan
institusi yang bergerak dibidang
kebudayaan, pelestarian pada datang kesini dengan kepentingan.” Jelasnya. (Her)



