Pengurus Solo Medical & Wellness Tourism berfoto bersama, seusai kegiatan Silaturahmi dan Pertemuan Rutin, di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Surakarta.
SURAKARTA, JURNALKREASINDO.com
– Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan
Silaturahmi dan Pertemuan Rutin. Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall
Terminal Tirtonadi, Surakarta. Kegiatan ini mengusung semangat ‘Bersama Membangun Sinergi, Menguatkan
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Surakarta’ .
Acara ini sebagai
wujud komitmen PHRI dalam mempererat kolaborasi antar pelaku industri
pariwisata dan perhotelan. Pertemuan rutin ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat
komunikasi, berbagi informasi, serta membangun kerja sama yang lebih erat
antara anggota PHRI dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan.
Sedang beberapa agenda penting dalam kegiatan ini, meliputi silaturahmi dan Pertemuan Rutin anggota BPC
PHRI Surakarta. Business Matching
bersama Indonesia Interior & Furniture Expo sebagai upaya membuka peluang
kolaborasi bisnis di sektor hospitality. Perkenalan Board dan Pengurus Solo
Medical dan Wellness Tourism Board.
Sekaligus, sosialisasi mengenai pengembangan potensi wisata
medis dan wellness di Kota Surakarta sebagai salah satu sektor unggulan yang
terus berkembang. Bahkan, penyampaian informasi mengenai berbagai program kerja
BPC PHRI Surakarta yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang.
Melalui kegiatan ini, BPC PHRI Surakarta berharap sinergi
antara dunia usaha, pemerintah, dan berbagai komunitas pendukung pariwisata
semakin kuat, sehingga mampu meningkatkan daya saing Kota Surakarta sebagai
destinasi wisata, bisnis, dan investasi yang berkelanjutan. Ketua BPC PHRI
Surakarta, Dr. Joko Sutrisno, M.Pd
menyampaikan, pertemuan rutin ini
tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperluas
jejaring.
Demikian juga semua participant,
berfoto bersama setelah mengikuti kegiatan Silaturahmi dan Pertemuan Rutin.
Selain itu memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta
bersama-sama mendorong pertumbuhan industri perhotelan, restoran, ekonomi
kreatif, dan pariwisata Kota Surakarta. Sebagai Humas BPC PHRI Surakarta
sekaligus Humas Solo Medical & Wellness Tourism Board, Wening Damayanti
menyampaikan bahwa sinergi yang dibangun.
Melalui forum ini
diharapkan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang berdampak
langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Solo. "Medical
& Wellness Tourism merupakan salah satu peluang besar yang dimiliki Kota
Solo. Dengan didukung fasilitas kesehatan yang berkualitas, industri
perhotelan, kuliner, serta kekayaan budaya yang dimiliki.
“ Kami optimistis Solo dapat menjadi destinasi pilihan bagi
wisatawan yang datang tidak hanya untuk berobat, tetapi juga menikmati
pengalaman berwisata secara menyeluruh. Kolaborasi antara PHRI, Solo Medical
& Wellness Tourism Board, pemerintah, dan seluruh pelaku industri menjadi
kunci untuk menghadirkan paket-paket wisata yang menarik dan
berkelanjutan," ujar Wening.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, PHRI Surakarta
optimistis mampu terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor
pariwisata dan perekonomian daerah, sejalan dengan visi menjadikan Surakarta
sebagai kota yang semakin kompetitif dan berdaya saing di tingkat nasional
maupun internasional. (Her)



